Senin, 12 Mei 2014

RPP Pencemaran Udara




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)


Satuan Pendidikan : SMA Negeri 20 Garut

Mata Pelajaran : Biologi

Kelas / Semester : XI (Sebelas) / 2

Materi Pokok : Pencemaran Udara

Alokasi Waktu : 4 x 45 menit



A. Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.


B. Kompetensi Dasar

1.3 Peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manisfestasi pengamalan ajaran agama yang dianutnya.

2.2 Peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan dengan menerapkan prinsip keselamatan kerja saat melakukan kegiatan pengamatan dan percobaan di laboratorium dan di lingkungan sekitar.

4.9 Merencanakan dan melaksanakan pengamatan pengaruh pencemaran udara dan mengolah informasi beberapa resiko negatif merokok pada remaja untuk menentukan keputusan.


C. Indikator

Beberapa indikator yang harus terpenuhi oleh siswa:

1. Menjelaskan arti pencemaran

2. Mengidentifikasi jenis-jenis pencemaran

3. Membedakan jenis-jenis pencemaran

4. Menjelaskan pencemaran udara

5. Mengidentifikasi sumber-sumber pencemaran udara

6. Mengidentifikasi dampak-dampak pencemaran udara

7. Mengidentifikasi zat kimia yang terkandung di dalam rokok

8. Mengidentifikasi kandungan asap rokok

9. Mengidentifikasi pengaruh rokok terhadap organ pernafasan

10. Menjelaskan dampak negative merokok


D. Tujuan

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat memenuhi beberapa tujuan pembelajaran, yaitu :

1. Menjelaskan arti pencemaran

2. Mengidentifikasi jenis-jenis pencemaran

3. Membedakan jenis-jenis pencemaran

4. Menjelaskan pencemaran udara

5. Mengidentifikasi sumber-sumber pencemaran udara

6. Mengidentifikasi dampak-dampak pencemaran udara

7. Mengidentifikasi zat kimia yang terkandung di dalam rokok

8. Mengidentifikasi kandungan asap rokok

9. Mengidentifikasi pengaruh rokok terhadap organ pernafasan

10. Menjelaskan dampak negative merokok


E. Materi Pembelajaran

a. Materi Fakta

Materi fakta mengenai pencemaran udara berupa gambar-gambar mengenai :

Ø Pencemaran udara

Ø Asap kendaraan dan asap pabrik

Ø Kandungan dalam sebatang rokok

Ø Berbagai penyakit akibat merokok


b. Materi konsep

Berikut ini merupakan materi konsep, yaitu ;

1. Pencemaran udara

2. Sumber-sumber pencemaran udara

3. Dampak pencemaran udara

4. Kandungan rokok

5. Dampak negative merokok


c. Materi prinsip

- pencemaran adalah masuknya atau dimasukkanya makhluk hidup, zat, energi atau komponen lain kedalam lingkungan oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya.

- Polusi udara dapat terjadi di luar ruangan (outdoor pollution) dan didalam ruangan (indoor pollution). Polusi udara yang terdapat di luar ruangan dapat bersumber dari kegiatan manusia atau dari sumber alami, sedangkan polusi udara di dalam ruangan terutama bersumber dari kegiatan manusia.

Conoh sumber-sumber polusi udara yang ada diluar ruangan adalah letusan gunung berapi, kebakaran hutan, pembakaran bahan baker fosil (terutama batu bara) oleh industri (terutama industri kimia, industri metal dan industri kertas), serta pembakaran bahan baker kendaraan bermotor. Contoh sumber-sumber polusi udara yang ada di dalam ruangan adalah bahan-bahan baku bangunan, senyawa-senyawa pembersih, asap rokok, perapian, kompor gas dan kompor minyak tanah serta produk-produk perawatan tubuh dan pakaian.

Ø Dampak kesehatan

Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserap oleh sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.. Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISNA (infeksi saluran napas atas), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Beberapa zat pencemar dikategorikan sebagai toksik dan karsinogenik.

Ø Dampak terhadap tanaman

Tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, dan bintik hitam. Partikulat yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis.

Ø Hujan asam

pH biasa air hujan adalah 5,6 karena adanya CO2 di atmosfer. Pencemar udara seperti SO2 dan NO2 bereaksi dengan air hujan membentuk asam dan menurunkan pH air hujan. Dampak dari hujan asam ini antara lain:

· Mempengaruhi kualitas air permukaan

· Merusak tanaman

· Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga memengaruhi kualitas air tanah dan air permukaan

· Bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan.

Ø Efek rumah kaca

Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O di lapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasan global.

Dampak dari pemanasan global adalah:

· Peningkatan suhu rata-rata bumi

· Pencairan es di kutub

· Perubahan iklim regional dan global

· Perubahan siklus hidup flora dan fauna

Ø Kerusakan lapisan ozon

Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat dari pembentukannya, sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon.

- Zat-Zat kimia yang terkandung di dalam rokok antara lain sebagai berikut :

· Acrolein : zat berbentuk cair tidak berwarna di peroleh dengan mengambil cairan dari glyceril atau dengan mengeringkannya. Pada dasarnya zat ini mengandung alkohol yang pasti sangat mengganggu kesehatan.

· Karbon Monoksida : gas yang tidak berbau. Zat ini di hasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat karbon. Jika karbon monoxide ini masuk ke dalam tubuh dan di bawa oleh hemoglobin ke dalam otot-otot tubuh. Satu molekul hemoglobin dapat membawa empat molekul oksigen. Apabila didalam hemoglobin itu terdapat karbon monoxide, berakibat seseorang akan kekurangan oksigen.

· Nikotin : cairan berminyak tidak berwarna. Zat ini bisa menghambat rasa lapar. Jadi menyebabkan seseorang merasa tidak lapar karena mengisap rokok.

· Ammonia : gas yang tidak berwarna, terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Memiliki bau yang sangat tajam dan merangsang. Zat ini sangat cepat memasuki sel-sel tubuh dan kalau di suntikkan sedikit saja pada aliran darah akan membuat pingsan atau koma.

· Formic Acid : cairan tidak berwarna, tajam baunya, bisa bergerak bebas dan dapat membuat lepuh.

· Hydrogen Cyanide : gas tidak berwarna, tidak berbau dan tidak ada rasa. Zat ini paling ringan dan mudah terbakar. Cyanide mengandung racun berbahaya dan jika di masukkan langsung ke dalam tubuh akan berakibat kematian.

· Nitrous Oxide : gas tidak berwarna dan jika di isap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan membuat rasa sakit. Zat ini awalnya adalah untuk zat pembius pada saat operasi.

· Formaldehide : gas tidak berwarna dan berbau tajam. Gas ini bersifat pengawet dan pembasmi hama.

· Fenol : zat ini terdiri dari campuran kristal yang di hasilkan dari di stilasi zat-zat organik misalnya kayu dan arang. Phenol bisa terikat di dalam protein dan menghalangi kerja enzyme.

· Acetol : zat ini adalah hasil dari pemanasan aldehyde dan menguap dengan alkohol.

· Hydrogen Sulfide : gas yang mudah terbakar dan berbau keras. Zat ini menghalangi oxidasi enxym (zat besi berisi pigmen).

· Pyridine : cairan tidak berwarna dan berbau tajam. Zat ini mampu mengubah alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.

· Methyl Chloride : merupakan campuran zat-zat bervalensa satu atas mana hidrogen dan karbon sebagai unsur utama. Zat ini merupakan compound organis yang sangat beracun dan uapnya bersifat sama dengan pembius.

· Methanol : cairan ringan yang mudah menguap dan terbakar. Jika di minum dan di isap dapat berakibat pada kebutaan dan kematian.

· Tar : cairan kental berwarna coklat tua atau hitam di dapatkan dengan cara distilasi kayu dan arang juga dari getah tembakau. Zat inilah yang menyebabkan kanker paru-paru.

- Kandungan Asap rokok

- Dampak negatif merokok

· Mengikis keuangan

· Merokok menurunkan stamina dan kebugaran

· Merokok membuat kulit anda kusam dan terlihat tidak sehat

· Merokok bisa menimbulkan kematian terhadap bayi

· Merokok bisa membuat daya sex ada menurun

· Merokok bisa menimbulakn Impotensi

· Bagi wanita, merokok bisa mengurangi kesuburan anda, bagi anda yang ingin segera mempunyai keturunan sudah saatnya anda berhenti

· Bila wanita hamil merokok bisa beresiko kelahiran yang premature

· Menimbulkan penyait jantung, kanker paru-paru,

· Menjadi panutan yang buruk bagi anak

· Bau mulut anda menjadi tidak sedap.


F. Pendekatan, Model dan Metode pembelajaran

Pendekatan : Scientific

Model : Problem based Learning (PBL)

Metode :Ceramah, Diskusi dan Pembelajaran kooperative

G. Media, Alat, dan Sumber Belajar

Media:

1. LKS

2. Gambar

Alat:

1. LCD Proyektor

2. Laptop

Sumber belajar:

· Syamsuri, istamar. 2004. Biologi untuk SMA kelas XI semester 2 2B. Jakarta: Erlangga

· Buku ilmu pengetahuan alam untuk SMK dan MAK kelas XI karya Tia Mutiara,dkk terbitan Erlangga 2008 hal. 20)

H. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan ke 1

2 x 45 menit


No

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi Waktu


1

Pendahuluan

1. Guru memberikan salam, selanjutnya menanyakan kabar siswa.

2. Guru meminta siswa untuk mengecek kebersihan kelas, minimal sekitar meja dan kursi tempat duduk.

3. Guru meminta peserta didik untuk kultum/mengaji sebelum proses belajar mengajar dilaksanakan.

4. Guru mengecek daftar hadir siswa.

5. Guru membagi siswa menjadi 7 kelompok dan tiap kelompok terdiri dari 5 siswa.

6. Guru mengajukan pertanyaan sebagai kegiatan apersepsi berkenaan dengan materi yang akan dipelajari.

10 menit


2

Inti

1. Menjelaskan arti pencemaran

2. Mengidentifikasi jenis-jenis pencemaran

3. Membedakan jenis-jenis pencemaran.

4. Menjelaskan pencemaran udara.

5. Mengidentifikasi sumber-sumber pencemaran udara.

6. Mengidentifikasi dampak-dampak pencemaran udara.

7. Menugaskan siswa untuk menyelesaikan permasalahan bersama kelompok diskusi

8. Mengumpulkan hasil diskusi tiap kelompok

70 menit


3

Penutup

1. Guru memberikan evaluasi kepada siswa.

2. Guru bersama-sama siswa membuat kesimpulan mengenai materi pelajaran.

3. Guru memberikan tugas, memberikan pesan, dan menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

4. Guru menutup pelajaran dengan mengucapkann salam.

10 menit




Pertemuan ke 2

2 x 45 menit


No

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi Waktu


1

Pendahuluan

1. Guru memberikan salam, selanjutnya menanyakan kabar siswa.

2. Guru meminta siswa untuk mengecek kebersihan kelas, minimal sekitar meja dan kursi tempat duduk.

3. Guru meminta peserta didik untuk kultum/mengaji sebelum proses belajar mengajar dilaksanakan.

4. Guru mengecek daftar hadir siswa.

5. Guru mengajuka pertanyaan sebagai kegiatan apersepsi berkenaan dengan materi yang akan dipelajari.

10 menit


2

Inti

1. Mengidentifikasi zat kimia yang terkandung di dalam rokok

2. Mengidetifikasi kandungan asap rokok

3. Mengidentifikasi pengaruh rokok terhadap organ pernafasan

4. Menjelaskan dampak negative merokok


20 menit


3

Penutup

1. Guru memberikan evaluasi kepada siswa.

2. Guru bersama-sama siswa membuat kesimpulan mengenai materi pelajaran.

3. Guru memberikan tugas, menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

4. Guru menutup pelajaran dengan mengucapkann salam.

10 menit



I. Penilaian

1. Jenis penilaian

Jenis penilaian dilakukan secara tertulis dan tidak tertulis.

2. Teknik penilaian

Teknik penilaian dilakukan dengan penilaian proses melalui observassi dan penilaian hasil melalui tes berupa tes tertulis.

3. Bentuk instrument











Lampiran I

Penilaian Sikap Siswa Terhadap Proses Pembelajaran



No

Nama

Perilaku yang diamati pada proses pembelajaran


Aktif

Fokus

Antusias

Pemahaman







































Rubrik Penilaian Sikap Siswa Terhadap Proses Pembelajaran



Perilaku yang diamati pada Proses Pembelajaran

Skor

Indikator







Aktif

4

Siswa selalu proaktif dan selalu berkontribusi dalam diskusi kelas, selalu memulai diskusi pada isu-isu yang terkait dengan materi.


3

Siswa proaktif dan berkontribusi dalam diskusi kelas, memulai diskusi pada isu-isu yang terkait dengan materi.


2

Siswa cukup proaktif dan cukup berkontribusi dalam diskusi kelas, kadang-kadang diskusi pada isu-isu yang terkait dengan materi.


1

Siswa tidak proaktif dan tidak berkontribusi dalam diskusi kelas, tidak pernah memulai diskusi pada isu-isu yang terkait dengan materi.





Fokus

4

Siswa selalu memperhatikan, selalu memahami instruksi, selalu konsentrasi pada tugasnya.


3

Siswa memperhatikan, memahami instruksi, konsentrasi pada tugasnya.


2

Siswa cukup memperhatikan, cukup memahami instruksi, cukup konsentrasi pada tugasnya.


1

Siswa tidak memperhatikan, tidak memahami instruksi, tidak konsentrasi pada tugasnya.





Antusias

4

Siswa sangat antusias dengan materi yang diajarkan dan selalu merespon pertanyaan dari guru.


3

Siswa antusias dengan materi yang diajarkan dan merespon pertanyaan dari guru.


2

Siswa agak antusias dengan materi yang diajarkan dan jarang merespon pertanyaan dari guru.


1

Siswa tidak antusias dengan materi yang diajarkan dan jarang atau tidak pernah merespon pertanyaan dari guru.






Pemahaman

4

Siswa sangat mengerti dan selalu dapat menginterpretasikan, menjelaskan materi dengan benar dengan bahasanya sendiri


3

Siswa mengerti dan dapat menginterpretasikan, menjelaskan materi dengan benar dengan bahasanya sendiri


2

Siswa cukup mengerti dan cukup dapat menginterpretasikan, menjelaskan materi dengan benar dengan bahasanya sendiri


1

Siswa tidak mengerti dan tidak dapat menginterpretasikan, menjelaskan materi dengan benar dengan bahasanya sendiri


Kerja Sama

4

Siswa bekerja sama secara aktif dan mengikuti diskusi kelompok dengan baik.


3

Siswa bekerja sama secara pasif dan mengikuti diskusi kelompok dengan baik.


2

Siswa kurang bekerja sama dan kurang mengikuti diskusi kelompok dengan baik


1

Siswa tidak bekerja sama dan tidak mengikuti diskusi kelompok.



Nilai Sikap = jumlah skor + 4 x 10

2


Penilaian Kognitif siswa berupa tes tulis

Daftar pertanyaan

1. Jelaskan sumber-sumber pencemar?

2. Sebutkan kelompok bahan pencemar, beserta contohnya minimal 2!

3. Berdasarkan diskusi kelompok, apa yang menyebabkan terjadinya polusi udara dan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan manusia?

4. Bagaimana dampak pencemaran udara terhadap tanaman ?



Rubrik penilaian



Soal No

Nilai Maksimal

Kriteria


1

3

Menjawab benar, lengkap dan sistematis


2

2

Menjawab benar, lengkap dan sistematis


3

3

Menjawab benar, lengkap dan sistematis


4

2

Menjawab benar, lengkap dan sistematis


Jumlah Total

10





Penilaian secara keseluruhan (sikap dan kognitif)

Penilaian sikap 25% + penilaian kognitif 75%= 100

Lampiran II

LEMBAR KERJA SISWA

Kelompok :

Nama : 1.

2.

3.

4.

5.

Kelas :

Topik Pembahasan :


Soal Dikerjakan dengan berdiskusi bersama kelompok masing-masing !!

Baca Artikel Berikut Untuk Menjawab Pertanyaan N0 1-3!

“Dahulu kala, Indonesia merupakan negeri yang subur akan sumber daya alam .Seiring perkembangan zaman, semuanya telah berubah. Dalam waktu dekat ini, ketika modernisasi mulai berkembang pesat, masyarakat mulai lupa untuk berperan dalam pelestarian lingkungan. Hal demikian disebabkan pula oleh berbagai macam kemudahan dalam mengakses sesuatu. IPTEK yang mulai menunjukan kekuasaannya, dapat mempengaruhi pola tingkah laku manusia. Tingkah laku manusia zaman sekarang sudah mulai berubah. Dimana dimana keegoisan sudah terlihat jelas.

Adapun dampak dari perbuatan itu dapat merusak sistem lingkungan. Bahkan komponen-komponen mahluk hidup pun dapat terganggu. Salah satu kerusakan yang disebabkan oleh eksploitasi lingkungan adalah pencemaran udara

Pencemaran udara disebabkan oleh asap-asap yang diproduksi oleh mesin-mesin pabrik, asap kendaraan, pembuangan sampah sembarangan,asap rokok dan sebagainya. Asap tersebut mengandung karbon monoksida yang sangat berbahaya. Karbon monoksida dapat menyebabkan penyakit pada paru-paru. Selain itu, asap juga dapat menganggu penglihatan. Sehingga mata kita akan terasa perih. Dan bahaya yang besar adalah dapat menyebabkan global warming.

Asap industry sulit untuk dikendalikan. Namun untuk menanggulanginya kita bisa melakukan hal-hal kecil seperti tidak membakar sampah disembarang tempat, tidak merokok di sembarang tempat, tidak menggunakan motor 2 tak, dan jika bepergian dekat jangan menggunakan kendaraan bermotor. Gunakanlah sepeda yang ramah lingkunan”.



1. Brdasarkan artikel diatas apa saja yang dapat menyebabkan pencemaran udara ?

2. Bagaimana pengaruh Carbon Monoksida terhadap manusia ?

3. Apa yang menyebabkan Indonesia tidak lagi subur akan sumber daya alam ? ?

4. Menurut kelompok anda Apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya Pencemaran udara ? Sebutkan sebanyak-banyaknya !

5. Sebutkan jenis-Jenis Pencemar !


Jawaban :


1. Asap dari mesin-mesin Pabrik, Asap kendaraan, Pembuangan sampah sembarangan dan Asap rokok.

2. Karbon monoksida dapat menyebabkan penyakit pada paru-paru. Selain itu, asap juga dapat menganggu penglihatan. Sehingga mata kita akan terasa perih.

3. modernisasi mulai berkembang pesat, masyarakat mulai lupa untuk berperan dalam pelestarian lingkungan. kemudahan dalam mengakses sesuatu. IPTEK yang mulai menunjukan kekuasaannya, Tingkah laku manusia zaman sekarang sudah mulai berubah, keegoisan terlihat jelas dimana-mana. .

4. -Mengurangi pemakaian bahan bakar fosil

-Melakukan pengolahan asap sebelum di lepas ke udara

-Membangun cerobong asap yang tinggi

-Memilih transfortasi yang efisien

-Memperbanyak penghijauan dan taman kota

-Tidak merokok di sembarang tempat

-Menetapkan peraturan dan Sanksi

5. a. Jenis Pencemar Primer

b. Jenis Pencemar Sekunder















Lampiran III

Nama :

Kelas :


Kerjakan Soal berikut dengan baik dan benar, Hindari Kerja sama !

1. Jelaskan sumber-sumber pencemar?

2. Sebutkan pengelompokan bahan pencemar, berikan contohnya minimal 2!

3. Berdasarkan hasil diskusi kelompok, apa saja yang menyebabkan Pencemaran udara ?

4. Bagaimana dampak pencemaran udara terhadap tanaman ?


Jawaban :

1. secara alamiah, misalnya asap kebakaran hutan, akibat gunung berapi, debu meteorit dan pancaran garam dari laut .

Secara buatan disebabkan oleh kegiatan manusia, misalnya akibat aktivitas transportasi, industri, pembuangan sampah, baik akibat proses dekomposisi ataupun pembakaran serta kegiatan rumah tangga

2. a. Partikel (debu, aerosol,)

a. Gas (karbon monoksida dan sulfur oksida )

b. Energi (suhu dan kebisingan

3. Dari aktifitas manusia , misalnya asap Kendaraan, asap rokok, Asap pabrik dan pembuangan sampah sembarangan.

4. Menyebabkan klorosis, nekrosis, dan bintik hitam pada tanaman. Partikulat yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis.

Lampiran IV

Pertemuan 2

LEMBAR KERJA SISWA (LKS )

DAMPAK NEGATIF MEROKOK

Nama :

Kelas :

Jawablah Pertanyaan Berikut !

1. Sebutkan 5 macam zat kimia yang terkandung di dalam rokok !

2. Sebutkan 10 Dampak merokok !

3. Organ apa saja yang rusak akibat merokok ?

4. Bagaimana Tanggapan anda terhadap perokok ?


Jawaban :

1. Nikoton, Karbon monoksida, Ammonia, Metanol, Achetol, tar dan pyridine.

2. 1. merokok merugikan kantong anda

2. Merokok menurunkan stamina dan kebugaran anda

3. Merokok membuat kulit anda kusam dan terlihat tidak sehat

4. Merokok bisa menimbulkan kematian terhadap bayi

5. Merokok bisa membuat daya sex ada menurun

6. Merokok bisa menimbulakn Impotensi

7. Bagi wanita, merokok bisa mengurangi kesuburan anda

8. Bila wanita hamil merokok bisa beresiko kelahiran yang premature

9. Anda bisa terserang kanker

10. Dan yang pasti bau mulut anda menjadi tidak sedap

3. Jantung, Paru-Paru, Ginjal dan Mata. Untuk para perokok sebaiknya mulai saat ini anda berhenti merokok, karena banyak dampak buruk yang akan menimpa anda dikemudian hari, sayangi diri anda dan keluarga anda ! dan jikalau anda ingin tetap mempertahankan kebiasaan buruk anda yakni merokok maka merokoklah ditempat yang telah disediakan yang tidak ada orang lain disana

Senin, 27 Januari 2014

BINTANG HATIKU

Bintang Hatiku...
Engkau tak pernah tahu
Ada saat dimana aku menatapmu dalam diamku
Mencuri senyum manismu dalam manjaku
Menarik perhatianmu dalam candaku
Biarkanlah itu semua menjadi sebuah rahasia
Yang tersimpan selalu dalam dada

 Saat ini.. Aku memilikimu dalam hatiku
 Dalam sejuta rasa getar asmaraku
Aku tak pernah merasa kehilanganmu
Karna kedudukanmu ada disini
Dihari ini dengan sendirinya tanpa ku sadari
Mnjaga dan mnemaniku dimalam yg sunyi

Bintang hatiku....
Aku sesekali merasa tersiksa atas rasa ini
Namun aku tak tahu apa yg hrus ku katakan
Karna yg aku tahu hanyalah ... Ketakutanku
 Aku takut kau akan kecewa padaku
 Setelah kau tahu aku menyimpan rasa untukmu
 Rasa yg telah menggetarkan hatiku disaat aku bertemu denganmu.

Bintang hatiku......
Disini aku ingin menyampaikan 
suatu saat nanti, bila sosokmu tak dapat ku lupakan 
dan disaat rasa ini tak pernah hilang intikmu
Maafkan Aku
Mungkin aku terlalu mengagumimu 
Dan aku tak pernah bisa 
mengendalikan rasa ini untukmu 
Dan aku berharap engkau takkan pernah membenciku

16-03-2013

Senin, 13 Januari 2014

TEKA_TEKI CINTA

Teka-Teki CINTA

Entah kapan teka teki cinta itu kan terungkap 
Bukan tentang kenyataan yg didasari bukti 
tapi tentang fakta yg kuat oleh keyakinan hati 
Bukan tentang kebahagiaan yg terlihat oleh mata 
Tapi tentang rahasia cerita CINTA
Bukan tentang kesetiaan cinta yg buta 
Tapi tentang kata-kata yg penuh makna
Bukan  tentang berapa lama sebuah penantian 
Tapi tentang seberapa besar arti ketulusan 
Bukan tentang seberapa sering sakit hati
Tapi tentang seberapa sering mendengar janji 
Bukan pula tentang bagaimana bisa saling memiliki 
Tapi tentang bagaimana bisa saling mengerti 

Meski kitak tidak tahu siapa sesungguhnya pemilik hati ini yg hakiki ...


#Roel13..:)

Sabtu, 11 Januari 2014

STRATEGI PENIALAIAN HASIL BELAJAR UNTUK KURIKULUM 2013




STRATEGI PENIALAIAN  HASIL BELAJAR UNTUK KURIKULUM 2013

Metode penilaian
A.     Tes
1.        Tes tertulis yang berupa pilihan ganda, benar salah, menjodohkan, atau essai (baik essai isian singkat maupun essai bebas).
2.       Tes kinerja :
a.      Perilaku terbatas, yang meminta peserta didik untuk menunjukan kinerja dengan tugas-tugas tertentu yang terstruktur secara ketat.
Contoh: peserta didik diminta menulis paragraf dengan topik yang sudah ditentukan.
b.      Perilaku meluas, yang menghendaki peserta didik untuk menunjukan kinerja lebih komprehensif dan tidak dibatasi.
Contoh: peserta didik diminta merumuskan suatu hipotesis, kemudian diminta membuat rancangan dan melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis tersebut.
B.      Non Tes
Ø  Non tes digunakan untuk menilai sikap, minat atau motivasi.
Ø  Digunakan untuk mengukur ranah efektif .
Ø  Mengunakan instrumen angket, kuisioner, penilaian diri, atau penilaian teman sejawat.
Ø  Hasil penilaian ini tidak dapat diinterpresentasikan kedalam kategori benar atau salah, namun untuk mendapatkan deksripsi tentang profil sikap peserta didik.

Teknik dalam intrumen penilaian
1.        PENILAIAN UNJUK KERJA
Digunakan untuk menilai ketercapaian kompetensi yang menuntut peserta didik melakukan tugas tertentu seperti: praktek di laboratorium, praktek sholat, praktek olahraga, bermain peran, memainkan alat musik, bernyanyi, membaca puisi/deklamasi dll.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam penilaian unjuk kerja:
ü  Langkah-langkah kinerja yang diharapkan dilakukan peserta didik untuk menunjukkan kinerja dari suatu kompetensi.
ü  Kelengkapan dan ketepatan aspek yang akan dinilai dalam kinerja tersebut.
ü  Kemampuan-kemampuan khusus yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas.
ü  Upayakan kemampuan yang akan dinilai tidak terlalu banyak, sehingga semua dapat diamati.
ü  Kemampuan yang akan dinilai diurutkan berdasarkan urutan pengamatan.

Teknik penilaian unjuk kerja:
1.        Daftar cek
1)       Daftar cek dipilih jika unjuk kerja yang dinilai relatif sederhana, sehingga kinerja peserta didik representatif untuk diklasifikasikan menjadi dua kategorikan saja, yaatau tidak.
2)     Skala penilaian
Dilakukan apabila kinerja peserta didik cukup kompleks sehingga tidak cukup hanya diklasifikasikan menjadi dua kategori, misalnya 1,2,3.
3)     Setiap kategori harus dirumuskan deskriptornya sehingga penilai mengetahui kriteria secara akurat kapan mendapat skor 1, 2, atau 3.
4)     Daftar kategori beserta deskriptor kriterianya itu disebut rubik.

2.       PENILAIAN SIKAP
Sikap bermula dari perasaan yang terkait dengan kecendrungan seseorang dalam merespon sesuatu/objek. Sikap juga sebagai eskpresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang.
Komponen penilaian sikap:
Ø  Afektif
Ø  Kognitif
Ø  Konatif (perilaku)
Sikap yang perlu dinilai dalam proses pembelajaran:
ü  Sikap (minat) terhadap materi pelajaran.
ü  Sikap terhadap guru.
ü  Sikap berkaitan dengan nilai atau norma yang berhubungan dengan suatu materi pelajaran.
Pengembangan skala sikap dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1)       Menentukan objek sikap yang akan dikembangkan skalanya. Misalnya sikap terhadap kebersihan.
2)     Memilih dan membuat daftar dari konsep dan kata sifat yang relevan dengan objek penilaian sikap.
3)     Memilih kata sifat yang tepat dan akan digunakan dalam skala.
4)     Menentukan skala dan penskoran.
Teknik penilaian sikap:
1)       Observasi perilaku, dapat dilakukan dengan menggunakan buku catatan khusu stentang kejadian-kejadian berkaitan dengan peserta didik selama disekolah.
2)     Pertanyaan langsung, menanyakan secara langsung mengenai sikap peserta didik berkaitan dengan sesuatu hal.
3)     Laporan pribadi, Teknik ini meminta peserta didik membuat ulasan yang berisi pandangan atau tanggapannya tentang suatu masalah, keadaan, atau hal yang menjadi objek sikap.
Contoh lembar pengamatan sikap peserta didik

No

Nama
Sikap
Kedisiplinan
Kerjasama
Kejujuran
Tanggung jawab
1.





2.





3.






Keterangan:
Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang santara 1 sampai dengan 5
1 = sangat kurang;
2 = kurang konsisten;
3 = mulai konsisten;
4 = konsisten;
5 = selalu konsisten.

3.       PENILAIAN PROYEK
Penilaian proyek merupakan penilaian terhadap suatu tugas yang harus diselesaiakan dalam periode/waktu tertentu. Tugas tersebut berupa suatu investigasi sejak dari perencanaan, pengumpulan data, pengorganisasian, pengolahan, dan penyajian data. Penilaian proyek dapat digunakan untuk menegetahui pemahaman, kemampuan mengaplikasikan, kemamupuan penyelidikikan, dan kemampuan menginformasikan peserta didik pada mata pelajaran tertentu secara jelas.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian proyek:
ü  Kemapuan pengelolaan
Kemampuan peserta didik dalam memilih topik, mencari informasi dan mengelola waktu pengumpulan data serta penulisan laporan.
ü  Relevansi
kesesuaian dengan mata pelajaran, dengan mempertimbangkan tahap pengetahuan, pemahamana, dan keterampilan dalam pembelajaran.
ü  Keaslian
Proyek yang dilakukan peserta didik harus merupakan hasil karyannya, dengan mempertimbangkan kontribusi guru berupa petunjuk dan dukungan terhadap proyek peserta didik.
Teknik penilaian proyek
Penilaian proyek dilakukan dimulai dari perencanaan, proses pengerjaan, sampai hasil akhir proyek. Untuk itu, guru perlu menetapkan hal-hal atau tahapan yang perlu dinilai, seperti penyusunan disain, pengumpulan data, analisis data, dan penyiapkan laporan tertulis.
•      Laporan tugas atau hasil penelitian juga dapat disajikan dalam bentuk poster.
•      Pelaksanaan penilaian dapat menggunakan alat/instrumen penilaian berupa daftar cek ataupun skala penilaian.

4.       PENILAIAN PRODUK
Penilaian terhadap poses pembuatan dan kualitas produk. Penilaian produk meliputi penilaian kempuan peserta didik membuat produk-produk teknologi dan seni. Seperti: makanan, pakaian, hasil karya seni (patung, lukisan, gambar), barang-barang terbuat dari kayu, keramik, dan plastik.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam penilaian produk:
ü  Tahap persiapan, meliputi: penilaian kemampuan peserta didik dan merencanakan, menggali, dan mengembangkan gagasan, dan mendesain produk.
ü  Tahap pembuatan produk (proses), meliputi: penilaian kemampuan peserta didik dalam menyeleksi dan menggunakan bahan, alat, dan teknik.
ü  Tahap penilaian produk (appraisal), meliputi: penilaian produk yang dihasilkan peserta didik sesuai kriteria yang ditetapkan.
Teknik penilaian produk :
•      cara holistik yaitu berdasarkan kesan keseluruhan dari produk, biasanya dilakukan pada tahap appraisal.
•      cara analitik yaitu berdasarkan aspek-aspek produk, biasanya dilakukan terhadap semua kriteria yang terdapat pada semua proses pengembangan.

5.       PENILAIAN PORTOFOLIO
Penilaian portofolio merupakan penilaian berkelanjutan yang didasarkan pada kumpulan informasi yang menunjukan perkembangan kemampuan peserta didik dalam satu periode tertentu. Informasi tersebut dapat berupa karya peserta didik dari proses pembelajaran yang dianggap terbaik oleh peserta didik.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam penilaian portofolio:
ü  Karya peserta didik adalah benar-benar karya peserta didik itu sendiri
ü  Saling percayaantara guru dan peserta didik
ü  Kerahasiaan bersama antara guru dan peserta
ü  Milik bersama antara peserta didik dan guru
ü  Kepuasan
ü  Kesesuaian
ü  Penilaian proses dan hasil (Penilaianportofoliomenerapkanprinsipproses dan hasil. Prosesbelajar yang dinilaimisalnyadiperolehdari catatan gurutentangkinerja dan karyapesertadidik)
ü  Penilaian dan pembelajaran
Teknik penilaian portofolio, langkah-langkahnya sebagai berikut:
·         Jelaskan kepada peserta didik tentang manfaat penggunaan portofolio.
·         Tentukan bersama peserta didik sampel-sampel portofolio apa saja yang akan dibuat.
·         Kumpulkan dan simpanlah karya-karya peserta didik dalam satu map atau folder.
·         Berilahtanggalpembuatan pada setiapbahaninformasiperkembanganpesertadidik.
·         Tentukan dan diskusikan kriteria penilaian sampel portofolio dan bobotnya dengan para peserta didik.
·         Minta peserta didik menilai karyanya secara berkesinambungan.
·         Setelah suatu karya dinilai dan nilainya belum memuaskan, maka peserta didik diberi kesempatan untuk memperbaiki.
·         Bila perlu, jadwalkan pertemuan untuk membahas portofolio.

Penilaian diri
Ø  Penilaian diri adalah suatu teknik penilaian dimana peserta didik diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan status, proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya.
Ø  Teknik penilaian diri dapat digunakan untuk mengukur kompetisi kognitif, afektif, dan psikomotor.
Penilaian konpetensi kognitif di kelas, misalnya: peserta didik diminta untuk menilai penguasaan pengetahuan dan keterampilan berpikirnya sebagai hasil belajar dari suatu matapelajaran tertentu. Penilaian dirinya didasarkan atas kriteria atau acuan yang telah disiapkan.
Penilaian kompetensi afektif, misalnya, peserta didik dapat diminta untuk membuat tulisan yang memuat curahan perasaannya terhadap suatu objek tertentu.
 Selanjutnya, peserta didik diminta untuk melakukan penilaian berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan.
Penilaian kompetensi psikomotorik, peserta didik dapat diminta untuk menilai kecakapan atau keterampilan yang telah dikuasainya berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan. Untuk menentukan pencapaian kompetensi tertentu, peniaian diri perlu digabung dengan teknik lain




Metode penilaian
A.     Tes
1.        Tes tertulis yang berupa pilihan ganda, benar salah, menjodohkan, atau essai (baik essai isian singkat maupun essai bebas).
2.       Tes kinerja :
a.      Perilaku terbatas, yang meminta peserta didik untuk menunjukan kinerja dengan tugas-tugas tertentu yang terstruktur secara ketat.
Contoh: peserta didik diminta menulis paragraf dengan topik yang sudah ditentukan.
b.      Perilaku meluas, yang menghendaki peserta didik untuk menunjukan kinerja lebih komprehensif dan tidak dibatasi.
Contoh: peserta didik diminta merumuskan suatu hipotesis, kemudian diminta membuat rancangan dan melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis tersebut.
B.      Non Tes
Ø  Non tes digunakan untuk menilai sikap, minat atau motivasi.
Ø  Digunakan untuk mengukur ranah efektif .
Ø  Mengunakan instrumen angket, kuisioner, penilaian diri, atau penilaian teman sejawat.
Ø  Hasil penilaian ini tidak dapat diinterpresentasikan kedalam kategori benar atau salah, namun untuk mendapatkan deksripsi tentang profil sikap peserta didik.

Teknik dalam intrumen penilaian
1.        PENILAIAN UNJUK KERJA
Digunakan untuk menilai ketercapaian kompetensi yang menuntut peserta didik melakukan tugas tertentu seperti: praktek di laboratorium, praktek sholat, praktek olahraga, bermain peran, memainkan alat musik, bernyanyi, membaca puisi/deklamasi dll.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam penilaian unjuk kerja:
ü  Langkah-langkah kinerja yang diharapkan dilakukan peserta didik untuk menunjukkan kinerja dari suatu kompetensi.
ü  Kelengkapan dan ketepatan aspek yang akan dinilai dalam kinerja tersebut.
ü  Kemampuan-kemampuan khusus yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas.
ü  Upayakan kemampuan yang akan dinilai tidak terlalu banyak, sehingga semua dapat diamati.
ü  Kemampuan yang akan dinilai diurutkan berdasarkan urutan pengamatan.

Teknik penilaian unjuk kerja:
1.        Daftar cek
1)       Daftar cek dipilih jika unjuk kerja yang dinilai relatif sederhana, sehingga kinerja peserta didik representatif untuk diklasifikasikan menjadi dua kategorikan saja, yaatau tidak.
2)     Skala penilaian
Dilakukan apabila kinerja peserta didik cukup kompleks sehingga tidak cukup hanya diklasifikasikan menjadi dua kategori, misalnya 1,2,3.
3)     Setiap kategori harus dirumuskan deskriptornya sehingga penilai mengetahui kriteria secara akurat kapan mendapat skor 1, 2, atau 3.
4)     Daftar kategori beserta deskriptor kriterianya itu disebut rubik.

2.       PENILAIAN SIKAP
Sikap bermula dari perasaan yang terkait dengan kecendrungan seseorang dalam merespon sesuatu/objek. Sikap juga sebagai eskpresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang.
Komponen penilaian sikap:
Ø  Afektif
Ø  Kognitif
Ø  Konatif (perilaku)
Sikap yang perlu dinilai dalam proses pembelajaran:
ü  Sikap (minat) terhadap materi pelajaran.
ü  Sikap terhadap guru.
ü  Sikap berkaitan dengan nilai atau norma yang berhubungan dengan suatu materi pelajaran.
Pengembangan skala sikap dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1)       Menentukan objek sikap yang akan dikembangkan skalanya. Misalnya sikap terhadap kebersihan.
2)     Memilih dan membuat daftar dari konsep dan kata sifat yang relevan dengan objek penilaian sikap.
3)     Memilih kata sifat yang tepat dan akan digunakan dalam skala.
4)     Menentukan skala dan penskoran.
Teknik penilaian sikap:
1)       Observasi perilaku, dapat dilakukan dengan menggunakan buku catatan khusu stentang kejadian-kejadian berkaitan dengan peserta didik selama disekolah.
2)     Pertanyaan langsung, menanyakan secara langsung mengenai sikap peserta didik berkaitan dengan sesuatu hal.
3)     Laporan pribadi, Teknik ini meminta peserta didik membuat ulasan yang berisi pandangan atau tanggapannya tentang suatu masalah, keadaan, atau hal yang menjadi objek sikap.
Contoh lembar pengamatan sikap peserta didik

No

Nama
Sikap
Kedisiplinan
Kerjasama
Kejujuran
Tanggung jawab
1.





2.





3.






Keterangan:
Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang santara 1 sampai dengan 5
1 = sangat kurang;
2 = kurang konsisten;
3 = mulai konsisten;
4 = konsisten;
5 = selalu konsisten.

3.       PENILAIAN PROYEK
Penilaian proyek merupakan penilaian terhadap suatu tugas yang harus diselesaiakan dalam periode/waktu tertentu. Tugas tersebut berupa suatu investigasi sejak dari perencanaan, pengumpulan data, pengorganisasian, pengolahan, dan penyajian data. Penilaian proyek dapat digunakan untuk menegetahui pemahaman, kemampuan mengaplikasikan, kemamupuan penyelidikikan, dan kemampuan menginformasikan peserta didik pada mata pelajaran tertentu secara jelas.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian proyek:
ü  Kemapuan pengelolaan
Kemampuan peserta didik dalam memilih topik, mencari informasi dan mengelola waktu pengumpulan data serta penulisan laporan.
ü  Relevansi
kesesuaian dengan mata pelajaran, dengan mempertimbangkan tahap pengetahuan, pemahamana, dan keterampilan dalam pembelajaran.
ü  Keaslian
Proyek yang dilakukan peserta didik harus merupakan hasil karyannya, dengan mempertimbangkan kontribusi guru berupa petunjuk dan dukungan terhadap proyek peserta didik.
Teknik penilaian proyek
Penilaian proyek dilakukan dimulai dari perencanaan, proses pengerjaan, sampai hasil akhir proyek. Untuk itu, guru perlu menetapkan hal-hal atau tahapan yang perlu dinilai, seperti penyusunan disain, pengumpulan data, analisis data, dan penyiapkan laporan tertulis.
•      Laporan tugas atau hasil penelitian juga dapat disajikan dalam bentuk poster.
•      Pelaksanaan penilaian dapat menggunakan alat/instrumen penilaian berupa daftar cek ataupun skala penilaian.

4.       PENILAIAN PRODUK
Penilaian terhadap poses pembuatan dan kualitas produk. Penilaian produk meliputi penilaian kempuan peserta didik membuat produk-produk teknologi dan seni. Seperti: makanan, pakaian, hasil karya seni (patung, lukisan, gambar), barang-barang terbuat dari kayu, keramik, dan plastik.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam penilaian produk:
ü  Tahap persiapan, meliputi: penilaian kemampuan peserta didik dan merencanakan, menggali, dan mengembangkan gagasan, dan mendesain produk.
ü  Tahap pembuatan produk (proses), meliputi: penilaian kemampuan peserta didik dalam menyeleksi dan menggunakan bahan, alat, dan teknik.
ü  Tahap penilaian produk (appraisal), meliputi: penilaian produk yang dihasilkan peserta didik sesuai kriteria yang ditetapkan.
Teknik penilaian produk :
•      cara holistik yaitu berdasarkan kesan keseluruhan dari produk, biasanya dilakukan pada tahap appraisal.
•      cara analitik yaitu berdasarkan aspek-aspek produk, biasanya dilakukan terhadap semua kriteria yang terdapat pada semua proses pengembangan.

5.       PENILAIAN PORTOFOLIO
Penilaian portofolio merupakan penilaian berkelanjutan yang didasarkan pada kumpulan informasi yang menunjukan perkembangan kemampuan peserta didik dalam satu periode tertentu. Informasi tersebut dapat berupa karya peserta didik dari proses pembelajaran yang dianggap terbaik oleh peserta didik.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam penilaian portofolio:
ü  Karya peserta didik adalah benar-benar karya peserta didik itu sendiri
ü  Saling percayaantara guru dan peserta didik
ü  Kerahasiaan bersama antara guru dan peserta
ü  Milik bersama antara peserta didik dan guru
ü  Kepuasan
ü  Kesesuaian
ü  Penilaian proses dan hasil (Penilaianportofoliomenerapkanprinsipproses dan hasil. Prosesbelajar yang dinilaimisalnyadiperolehdari catatan gurutentangkinerja dan karyapesertadidik)
ü  Penilaian dan pembelajaran
Teknik penilaian portofolio, langkah-langkahnya sebagai berikut:
·         Jelaskan kepada peserta didik tentang manfaat penggunaan portofolio.
·         Tentukan bersama peserta didik sampel-sampel portofolio apa saja yang akan dibuat.
·         Kumpulkan dan simpanlah karya-karya peserta didik dalam satu map atau folder.
·         Berilahtanggalpembuatan pada setiapbahaninformasiperkembanganpesertadidik.
·         Tentukan dan diskusikan kriteria penilaian sampel portofolio dan bobotnya dengan para peserta didik.
·         Minta peserta didik menilai karyanya secara berkesinambungan.
·         Setelah suatu karya dinilai dan nilainya belum memuaskan, maka peserta didik diberi kesempatan untuk memperbaiki.
·         Bila perlu, jadwalkan pertemuan untuk membahas portofolio.

Penilaian diri
Ø  Penilaian diri adalah suatu teknik penilaian dimana peserta didik diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan status, proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya.
Ø  Teknik penilaian diri dapat digunakan untuk mengukur kompetisi kognitif, afektif, dan psikomotor.
Penilaian konpetensi kognitif di kelas, misalnya: peserta didik diminta untuk menilai penguasaan pengetahuan dan keterampilan berpikirnya sebagai hasil belajar dari suatu matapelajaran tertentu. Penilaian dirinya didasarkan atas kriteria atau acuan yang telah disiapkan.
Penilaian kompetensi afektif, misalnya, peserta didik dapat diminta untuk membuat tulisan yang memuat curahan perasaannya terhadap suatu objek tertentu.
 Selanjutnya, peserta didik diminta untuk melakukan penilaian berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan.
Penilaian kompetensi psikomotorik, peserta didik dapat diminta untuk menilai kecakapan atau keterampilan yang telah dikuasainya berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan. Untuk menentukan pencapaian kompetensi tertentu, peniaian diri perlu digabung dengan teknik lain